{"id":1076,"date":"2024-05-08T09:41:45","date_gmt":"2024-05-08T09:41:45","guid":{"rendered":"https:\/\/a-empat.com\/?p=1076"},"modified":"2024-05-08T09:41:45","modified_gmt":"2024-05-08T09:41:45","slug":"distant-nonlocal-awareness-sintesa-sistematis-agama-kedokteran-era-iii-segera-terbit","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/a-empat.com\/?p=1076","title":{"rendered":"Distant Nonlocal Awareness: Sintesa Sistematis Agama &#038; Kedokteran Era III (segera terbit)"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-1077 alignleft\" src=\"http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4-213x300.jpg\" alt=\"\" width=\"213\" height=\"300\" srcset=\"http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4-213x300.jpg 213w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4-726x1024.jpg 726w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4-768x1083.jpg 768w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4-390x550.jpg 390w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4-354x500.jpg 354w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Cover-4.jpg 1076w\" sizes=\"auto, (max-width: 213px) 100vw, 213px\" \/>Penulis: Bakhrudin<br \/>\nHalaman: vi + 91<br \/>\nUkuran: 15,5 x 23 cm<br \/>\nHarga: Rp. 65.000<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Buku ini bertujuan membangun model paradigma kedokteran Distant Nonlocal Awareness dengan mensintesa secara sistematis agama dan kedokteran era III yang berbasis sains modern.<\/p>\n<p>Hasil penelitian dalam buku ini mengkonstruk model paradigma kedokteran Distant Nonlocal Awareness dengan lima unsur paradigmatik yakni, formal cause (autopoiesis), matterial cause (struktur dissipatif), <em>efficient cause<\/em> (kognitif), <em>final cause<\/em> (makna), dan <em>prima causa<\/em> (eksistensi). Kelima unsur tersebut diintegrasikan secara sintesis sistematis antara planetory principle yang dikembangkan Aristoteles dengan empat causa (sebab) dan prinsip utama agama; tauhid yang dijabarkan dengan filsafat wujud (eksistensial) Mulla Sadra sebagai prima causa. Dengan kelima causa ini mutlak dibutuhkan bagi sains modern untuk dapat memahami secara komprehensif realitas alam semesta dan manusia termasuk realitas suatu penyakit. Dalam model ini, \u201ckesadaran\u201d (kognitif) secara kuantum-relativistik dan sistemik diidentifikasi sebagai fenomena yang eksis <em>(efficient cause)<\/em> dan memiliki daya kausal bukan sekedar epifenomena (efek samping dari kerja saraf otak). Eksistensi kesadaran tidak hanya terkungkung di dalam otak tetapi menyebar ke seluruh tubuh dan berinterpenetrasi secara transpersonal ke seluruh alam. Model ini memperlihatkan unsur subjektif di alam semesta dan di dalam bangunan ilmu pengetahuan (kesadaran merupakan dimensi ontologi, epistemologi dan aksiologi). Daya kausal kesadaran diaktivasi oleh <em>value<\/em> atau makna yang mengarahkannya untuk menciptakan peristiwa atau struktur alam. Ketika <em>value salawat sifa\u2019<\/em> muncul dalam kesadaran, daya kausalnya akan mempengaruhi proses perwujudan status kesehatan seseorang secara personal maupun transpersonal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Bakhrudin Halaman: vi + 91 Ukuran: 15,5 x 23 cm Harga: Rp. 65.000 &nbsp; Buku ini bertujuan membangun model paradigma kedokteran Distant Nonlocal Awareness dengan mensintesa secara sistematis agama dan kedokteran era III yang berbasis sains modern. Hasil penelitian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-1076","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seri-disertasi"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1076"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1076\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1078,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1076\/revisions\/1078"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}