{"id":298,"date":"2020-02-21T23:08:49","date_gmt":"2020-02-21T23:08:49","guid":{"rendered":"http:\/\/a-empat.com\/?p=298"},"modified":"2020-02-21T23:08:49","modified_gmt":"2020-02-21T23:08:49","slug":"studi-kritik-matan-hadis","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/a-empat.com\/?p=298","title":{"rendered":"Studi Kritik Matan Hadis"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-299 alignleft\" src=\"http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Studi-Kritik-Matan-Hadis-211x300.jpg\" alt=\"\" width=\"211\" height=\"300\" srcset=\"http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Studi-Kritik-Matan-Hadis-211x300.jpg 211w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Studi-Kritik-Matan-Hadis-387x550.jpg 387w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Studi-Kritik-Matan-Hadis-352x500.jpg 352w, http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/Studi-Kritik-Matan-Hadis.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 211px) 100vw, 211px\" \/>Karya Ulumul Hadis yang membahas tentang Studi Kritik Matan Hadis sangatlah terbatas, ulama terdahulu maupun yang sekarang lebih cenderung untuk membahas Kritik Hadis ditinjau dari segi sanad saja. Oleh karena itu, semoga karya ini merupakan karya yang sedikit di antara yang sedikit itu.<\/p>\n<p>Studi Kririk Matan Hadis pada intinya adalah membandingkan hadis dengan al-Qur\u2019an, membandingkan hadis dengan hadis mutawatir, membandingkan hadis dengan sesama hadis, membandingkan hadis dengan sejarah, dan membandingkan hadis dengan akal sehat. Bila tidak dijumpai adanya kejanggalan berarti hadis itu dinilai shahih. Dan jika ditemukan adanya kejanggalan berarti hadis tersebut dinilai dla\u2019if atau bahkan palsu. Selain dengan cara membandingkan seperti tersebut di atas, Studi Kririk Matan Hadis juga berusaha mencocokkan (<em>al-Taufiq<\/em>) baik dengan cara kompromi (<em>al-Jam\u2018u<\/em>), <em>al-Naskh, al-Tarjih<\/em>, maupun <em>al-Tawaqquf<\/em>, sebagaimana yang dipraktekkan oleh Imam al-Syafi\u2018i.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karya Ulumul Hadis yang membahas tentang Studi Kritik Matan Hadis sangatlah terbatas, ulama terdahulu maupun yang sekarang lebih cenderung untuk membahas Kritik Hadis ditinjau dari segi sanad saja. Oleh karena itu, semoga karya ini merupakan karya yang sedikit di antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-298","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-buku"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=298"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/298\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":300,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/298\/revisions\/300"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}