{"id":825,"date":"2022-12-14T21:25:42","date_gmt":"2022-12-14T21:25:42","guid":{"rendered":"https:\/\/a-empat.com\/?p=825"},"modified":"2023-05-23T19:43:56","modified_gmt":"2023-05-23T19:43:56","slug":"metode-penafsiran-al-quran-etika-dan-karakteristiknya-segera-terbit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/a-empat.com\/?p=825","title":{"rendered":"Metode Penafsiran Al-Qur\u2019an: Etika dan Karakteristiknya"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-907 alignleft\" src=\"http:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-211x300.jpg\" alt=\"\" width=\"211\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-211x300.jpg 211w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-722x1024.jpg 722w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-768x1089.jpg 768w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-1083x1536.jpg 1083w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-1444x2048.jpg 1444w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-388x550.jpg 388w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1-352x500.jpg 352w, https:\/\/a-empat.com\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Cover-gb-1.jpg 1749w\" sizes=\"auto, (max-width: 211px) 100vw, 211px\" \/>Penulis: Badrudin<br \/>\nHalaman: vi + 176<br \/>\nUkuran: 14.8 x 21 cm<br \/>\nHarga: Rp. 55.000<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam menafsirkan Al-Qur\u2019an bukanlah suatu perkara yang ringan dan mudah. Demikian ini karena ia memerlukan persyaratan-persyaratan yang ketat melalui proses penguasaan berbagai ilmu alat sehingga seseorang layak menafsirkan Kitab Suci Al-Qur\u2019an. Penguasaan ilmu alat saja tidak cukup, apabila mufassir tidak memahami metode penafsiran. Ketidaktahuan akan metode ini akan menyebabkan kesulitan seorang mufassir dalam menafsirkan Al-Qur\u2019an, bahkan cenderung pada kesalahan.<br \/>\nPara penafsir Kitab Suci Al-Qur\u2019an berusaha untuk menaati rambu-rambu yang menjadi patokan dasar dalam menginterpretasikannya. Akan tetapi realitanya kesalahan penafsiran pun masih mungkin terjadi. Untuk itu, sangat diperlukan ketelitian dan kehati-hatian seorang mufassir dalam memahami Al-Qur\u2019an sehingga menghasilkan penafsiran yang benar atau mendekati benar.<br \/>\nPosisi teks Al-Qur\u2019an dan mufassir sebagai objek dan subjek sekaligus. Metode pendekatan interpretasi praktisnya bersifat interdisipliner, hermeneutik, linguistik, sosiologis, antropologis, historis, paham setting sosial, semantik dan holistic universal sesuai dengan coraknya yang berbeda-beda. Validitas penafsiran pada era modern-kontemporer cenderung didasarkan pada pertama coherence, antara hasil penafsiran dengan proposisi-proposisi yang dibangun sebelumnya; kedua: corresprondent, sesuai dengan fakta empiris; ketiga pragmatism, solutif dan sesuai dengan kepentingan transformasi umat. Karakteristik penafsiran pada era ini bersifat kritis, transformatif, dan non-ideologis. Tujuan penafsirannya dalam rangka transformasi dan perubahan, tidak hanya mengungkap makna (<em>meaning<\/em>), tetapi juga maghza (<em>significance<\/em>).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Badrudin Halaman: vi + 176 Ukuran: 14.8 x 21 cm Harga: Rp. 55.000 &nbsp; Dalam menafsirkan Al-Qur\u2019an bukanlah suatu perkara yang ringan dan mudah. Demikian ini karena ia memerlukan persyaratan-persyaratan yang ketat melalui proses penguasaan berbagai ilmu alat sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-825","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-buku"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=825"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":908,"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/825\/revisions\/908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/a-empat.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}